Salah satu rukun islam yang diketahui semua umat islam adalah puasa. Ibadaha yang menahan haus dan lapar ini memang seolah berat untuk dilakukan. Namun saat sudah dicoba ternyata tak seberat yang dipikirkan banyak orang. bahkan banyak yang merasa badan lebuh segar karena sering melakukan puasa. Hal ini dikarenakan makan lebih teratur dan tidak tidak terlalu banyak. Dalam puasa sendiri ada aturan yang harus di taati. Jika tidak bisa menaatinya tentu puasa tersebut akan batal. Namun ada pertanyaan yang seering ditanyakan mengenai hal ini. Pertanyaan tersebut adalah apakah menangis membatalkan puasa?

Jawaban Mengenai Apakah Menangis bisa membatalkan puasa

Pertanyaan ini sering muncul dikarenakan banyaknya orang tua yang berkata kepada anaknya yang sedang menangis dibulan ramadhan, bahwa menangis di saat puasa bisa membatalkan ibadah puasa itu sendiri. Lalu apakah benar yang dimaksud oleh pernyataan tersebut? sayanya hal tersebut tidaklah benar. Karena menangis tidak akan membatalkan puasa. Baik menangis tersebut disengaja atau tak disengaja, tetap saja menangis bukanlah hal yang bisa membatalkan puasa.

Tentu berbeda lagi kasusnya jika saat menangis dengan sengaja menelan air mata. Tentu hal ini akan membatalkan puasa. Karena hal pertama yang membatalkan puasa adalah makan dan minum disengaja saat sedang berpuasa. Ini tentu hal yang sudah banyak diketahui oleh orang. selain itu muntah disengaja juga merupakan faktor yang bisa membatalkan puasa anda. Namun hal ini tidak berlaku saat anda muntah secara tidak sengaja saat sedang mabuk dalam perjalanan.

Puasa dan Hubungan Suami Istri

Sedangkan untuk suami istri, anda harus bisa lebih menahan diri saat sedang berpuasa. Karena melakukan hubungan intim saat sedang berpuasa juga bisa membuat puasa anda batal. Khusus untuk pria, meski anda tidak berhubungan badan namun keluar air mani. Maka hal tersebut akan membatalkan puasa anda. Sedangkan bagi kaum wanita, anda juga tidak boleh berpuasa saat sedang haid atau nifas. Lalu penyebab lainnya orang batal berpuasa adalah karena murtad dan juga gila atau hilang akal sehat.